Pemerintah Klaim Semua Vaksin yang Didatangkan Aman dan Berkhasiat

Pemerintah Klaim Semua Vaksin yang Didatangkan Aman dan Berkhasiat Ilustrasi vaksin. Foto: unsplash.com

Jakarta, Pos Jateng - Pemerintah memastikan seluruh jenis vaksin Covid-19 yang didatangkan untuk kebutuhan program vaksinasi nasional aman dan berkhasiat.

“Vaksin yang telah disediakan di Indonesia melalui proses evaluasi oleh Badan POM, rekomendasi dari Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Organisai Kesehatan Dunia (WHO), serta para ahli,” ujar Menteri Koordinator Bidang (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangan persnya, Senin (6/9).

Oleh karena itu, Airlangga meminta masyarakat tidak perlu ragu atau khawatir menerima jenis vaksin apapun.

“Semua merek vaksin berkhasiat untuk melindungi masyarakat. Oleh karenanya, tidak perlu memilih-milih dan vaksin yang terbaik adalah vaksin yang tersedia pada saat ini,” ujarnya.

Ia menyampaikan pemerintah akan terus mempercepat vaksinasi bagi masyarakat, terutama kelompok rentan. Dari target vaksinasi sebanyak 208,2 juta penduduk berusia 12 tahun ke atas, hingga 5 September 2021 cakupan vaksinasi di tanah air telah mencapai 105,7 juta dosis.

Sebanyak 66,78 juta penduduk telah menerima dosis pertama, 38,2 juta orang menerima dosis kedua, dan 713.068 orang tenaga kesehatan telah menerima dosis ketiga.

“Bapak Presiden memerintahkan kepada para menteri, kepala daerah untuk mempercepat vaksinasi, dan tentu perlu didistribusikan secara cepat sampai ke masyarakat agar tujuan dapat tercapai secara merata,” ujarnya.

Airlangga juga memaparkan bahwa tingkat kesembuhan nasional telah mencapai 92,8% sejak diberlakukannya kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sedangkan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) dalam seminggu ini juga telah mengalami penurunan signifikan.

Meski sejumlah indikator penanganan Covid-19 menunjukkan perbaikan, ia mengingatkan agar semua pihak tetap waspada dalam menghadapi pandemi.

“Percepatan vaksinasi dibarengi dengan disiplin penerapan protokol kesehatan serta peningkatan upaya 3T (testing, tracing, dan treatment) merupakan tiga strategi yang diterapkan pemerintah. Tentu kita terus waspada dan harus terus mempersiapkan diri agar tidak terjadi gelombang-gelombang berikutnya,” tandasnya.