Amien Rais Bukan Lagi Profesor UGM

Amien Rais Bukan Lagi Profesor UGM Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais (kiri), bersiap menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan makar, Eggi Sudjana, di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/5). (Foto: Antara Foto/Aprillio Akbar)

SLEMAN - Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, dipastikan tak lagi menyandang gelar profesor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM). Lantaran telah pensiun.

"Beliau sudah pensiun. Guru besar atau profesor, itu adalah jabatan akademik," ujar Ketua Dewan Guru Besar UGM, Koentjoro, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (24/5).

"Sehingga, ketika beliau itu pensiun, maka jabatan akademik sebagai guru besar itu, pun sebetulnya juga harusnya hilang," imbuh dia.

Sebagai informasi, UGM mengukuhkan Amien Rais sebagai guru besar pada April 1999. Pidato pengukuhannya menyinggung warisan otoritarianisme di Indonesia. Takdiketahui kapan purnabakti.

Memetik detikcom, terdapat tiga komisi guru besar di UGM. Tentang pendidikan, ke-UGM-an, dan wawasan kebangsaan.

UGM, terang Koentjoro, menjunjung tinggi kebebasan akademik seluruh civitas akademikanya. Namun, dirinya menolak berkomentar tentang Amien. Dengan dalih telah pensiun.

Kendati begitu, diakuinya tak sedikit yang bertanya. "Banyak yang menanyakan, 'Kan beliau profesor. Lalu, bagaimana tanggung jawabnya?" ucapnya.

Rektor UGM, Panut Mulyono, menambahkan, tindak tanduk Amien bukan tanggung jawab institusinya. "Sudah tidak ada ikatan secara struktural, ya," katanya.