Ajak Warga Cegah Kekerasan, Pemkot Yogyakarta Beri Edukasi Lewat Buku Saku ‘Tiker Perak’

Buku saku tersebut dibagikan kepada tiga rumah ibadah ramah anak yaitu Klenteng Poncowinatan, Gereja Hagios, dan Masjid Baitul Imam.
Rabu, 30 Nov 2022 14:44 WIB Author - Inas Mufidatul Insyiroh

Kota Yogyakarta, Pos Jateng Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memberikan edukasi kepada warga terkait pencegahan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan membagikan buku saku Tiker Perak (Tindak Kekerasan Perempuan dan Anak) dan Cegah Perang (Perdagangan Orang), Selasa (29/11). Buku saku tersebut dibagikan kepada tiga rumah ibadah ramah anak yaitu Klenteng Poncowinatan, Gereja Hagios, dan Masjid Baitul Imam.

Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Sumadi menyampaikan, pembagian buku saku tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemkot Yogyakarta untuk mengatasi kekerasan berbasis gender, salah satunya melalui upaya pencegahan dan kampanye antikekerasan bersama semua pihak. Di samping itu, Sumadi juga akan mengerahkan jajarannya untuk memperkuat upaya penanganan korban kekerasan secara komprehensif.

Mari kita dukung upaya untuk stop kekerasan pada perempuan dan anak dengan menciptakan ruang aman bagi perempuan dan seluruh kelompok rentan, baik di rumah, sekolah, tempat kerja, dan lingkungan sosial, ujar Sumadi di sela-sela acara focus group discussion yang digelar untuk memperingati 16 Hari Antikekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

Sumadi pun berharap, pihaknya beserta seluruh unsur masyarakat di Kota Yogyakarta dapat benar-benar berkomitmen untuk menciptakan ruang aman yang berkeadilan gender di wilayahnya.

Saya harap kita dapat benar-benar berkomitmen untuk melindungi Kota Yogyakarta dari segala bentuk kekerasan, demi mewujudkan Kota Yogyakarta sebagai kota yang layak huni, aman, nyaman dan berperspektif keadilan gender, tambahnya.

Baca juga :