94 Desa di Cilacap Rawan Bencana Hidrometeorologi

Wilayah berpotensi banjir dan longsor berada di 11 kecamatan.
Rabu, 06 Nov 2019 14:08 WIB Author - Fatah Hidayat Sidiq

CILACAP - Sebanyak 94 desa di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), rawan bencana hidrologi. Menyusul musim hujan yang tengah terjadi. Puncaknya pada akhir dan awal tahun.

Puncak musim hujan di Cilacap diprakirakan akan berlangsung pada bulan Desember-Januari. Sehingga, masyarakat diimbau waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrologi, kata Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Tri Komara Sidhy, Rabu (6/11).

Baca juga:
Jateng Akan Diguyur Hujan sejak November
Masyarakat Cilacap Diimbau Waspada Longsor dan Banjir
Hati-hati Bencana Hidrometeorologi kala Peralihan Musim

Sebanyak 30 dari 94 desa tersebut, rawan banjir. Sebanyak 64 lainnya berpotensi terjadi longsor. Penentuan wilayah ini merujuk pengalaman sebelumnya.

Berdasarkan kecamatan, wilayah rawan banjir berada di Sidareja, Kedungreja, Gandrungmangu, Kroya, dan Nusawungu. Sedangkan kemungkinan longsor terjadi di Wanareja, Majenang, Cimanggu, Jeruklegi, Dayeuhluhur, dan Karangpucung.

Baca juga :