Petugas Musnahkan Ranjau yang Ditemukan di Kali Lowereng

Petugas Musnahkan Ranjau yang Ditemukan di Kali Lowereng Ilustrasi memusnahkan bom. (Foto: jateng.polri.go.id)

Kebumen - Detasemen Gegana Banyumas bersama Polsek dan Koramil Gombong, Senin (5/11), memusnahkan sebuah ranjau yang ditemukan di Kali Lowereng Desa Kelopogodo, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng). Ranjau ditemukan Sabtu (3/11) siang.

Kapolres Kebumen, AKBP Arief Bahtiar, mengapresiasi warga karena sigap melaporkan temuan ranjau itu ke petugas. Sehingga, tak membahayakan masyarakat sekitar.

"Kita apresiasi tindakan warga melaporkan temuannya. Sehingga, tidak membahayakan orang lain. Sekecil apapun, jika curiga, polisi harus dilapori. Nanti, akan kita tangani," ujarnya, beberapa saat lalu.

Pemusnahan ranjau darat tersebut, dilakukan di areal persawahan jauh dari permukiman penduduk, Desa Wonosigro, Kecamatan Gombong, Kebumen. Ranjau antitank itu, diduga sisa perang dunia kedua.

Sebab, terang Arief, sejumlah lokasi di Kebumen menjadi tempat pertempuran antara pasukan Indonesia dengan penjajah. Artinya, dimungkinkan masih banyak amunisi aktif yang terpendam tanah.

Ranjau ditemukan Fandi, saat sedang menambang pasar bersama kedua temannya. Ranjau berbentuk botol warna hijau tua sepanjang 15 sentimeter dan diameter lima sentimeter tersebut, terbungkus tanah dan pasir di Sungai Lowereng saat ditemukan.

Mengetahui barang yang ditemukannya merupakan ranjau, Fandi kemudian mencucinya. Lalu, melaporkannya ke Polsek Gombong.