Libur Lebaran, Pengelola Objek Wisata Jangan 'Ngepruk'

Libur Lebaran, Pengelola Objek Wisata Jangan 'Ngepruk' Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, bersama istri mencoba salah satu wahana di Saloka Theme Park, Kabupaten Semarang, Jateng. (Foto: Pemprov Jateng)

SEMARANG - Pengelola objek wisata dan penjual di tempat rekreasi diminta tak semena-mena dalam menetapkan harga. Memanfaatkan momentum libur Lebaran.

"Saya hari ini mengunjungi tempat ini (Saloka Theme Park, red), untuk memastikan para pengelola agar menjaga keamanan, jaga kebersihan, dan jaga harga. Jangan ngepruk," ujarnya di Kabupaten Semarang.

Pengelola semestinya memperhatikan fasilitas yang disediakannya. Perlu pula antisipasi lonjakan pengunjung sejak jauh-jauh hari. Agar pengunjung nyaman. Menikmati libur Lebaran bersama keluarga.

Dirinya sempat mencoba salah satu wahana. Penilaiannya, pengelola mesti kreatif dan inovatif dengan wahana-wahana yang disediakan. Khususnya keamanan setiap anjungan yang disediakan.

Ganjar sebelumnya sempat mengunjungi sejumlah posko mudik Lebaran. Seperti di Wisma Perdamaian Semarang, posko di tempat istirahat Kilometer 429 tol Semarang-Solo, dan di pintu keluar tol Bawen.

Para pemudik diimbau turut menjaga fasilitas yang ada. Pangkalnya, sempat menerima foto sampah menumpuk di lokasi. Via media sosial (medsos).

"Ini menyedihkan. Makanya, saya pesan, agar masyarakat turut menjaga kebersihan. Jangan nyampah. Taruh sampah di tempat sampah," tutupnya, melansir situs web Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.