Sebabkan Kerusakan Parah, Jalan Kebon Bayat Klaten Ditutup dari Aktivitas Truk Urug Tol

Sebabkan Kerusakan Parah, Jalan Kebon Bayat Klaten Ditutup dari Aktivitas Truk Urug Tol Unggahan warganet menyoal kerusakan Jalan Kebon Bayat Klaten. Foto: instagram @kabar_klaten

Klaten, Pos Jateng – Jalan Kebon Bayat di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten akan ditutup sementara waktu akibat kerusakan jalan. Camat Bayat, Joko Purwanto mengatakan, penutupan untuk menghindarkan warga dari kecelakaan dan mencegah kerusakan jalan semakin menjadi-jadi.

Sebelumnya, viral di media sosial kerusakan Jalan Kebon Bayat membuat salah satu pengendara terjatuh, Kamis (14/7) malam. Postingan tersebut lantas ramai menjadi perbincangan warganet karena jalan tersebut rusak akibat aktivitas truk pengangkut urug proyek Tol Solo-Yogyakarta.

“Sementara, truk pengangkut urug tidak beroperasi dulu melintasi Jalan Kebon Bayat. Kalau untuk warga yang lain boleh melintasi jalan itu,” kata Joko Purwanto kepada posjateng.id, Jumat (15/7).

Joko menjelaskan akan ada agenda rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait mencari solusi masalah tersebut, di antara pemerintah desa, OPD terkait dan pengelol tol maupun penyedia jasa urug.

“Rencana hari Rabu (21/7) akan digelar rapat koordinasi dengan CV, desa dan OPD terkait mencari solusi,” katanya.

Sementara itu, Plt. Kepala DPUPR Klaten, Suryanto menjelaskan, kerusakan jalan Kebon Bayat disebabkan oleh aktivitas truk pengangkut urugan jalan tol. Sehingga, pihaknya bersama Bagian Pembangunan tengah menyusun agenda pertemuan dengan pengelola tol, yakni PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM).

“Itu (Kebon Bayat) adalah jalan desa bukan wewenang kami. Jalan itu rusak karena dilewati truk yang mengangkut urugan tanah untuk jalan tol. Namun kami sudah bersurat kepada pelaksana pembangunan jalan tol (PT JMM) dan sudah berkoordinasi dengan Kabag Pembangunan rapat bersama mereka mencari solusi,” jelasnya.

Suryanto menambahkan, pihaknya saat ini juga tengah menginventarisir jalan-jalan kabupaten dan desa yang rusak akibat pembangunan tol sebagai bahan rapat nanti. Ia juga akan menyampaikan keluhan masyarakat tersebut pada rapat bersama pengelola dan pemerintah daerah yang dilewati tol di Yogyakarta hari ini.

“Sementara ini kami inventarisasi jalan-jalan desa dan jalan kabupaten yang rusak sebagai bahan rapat yang akan kita agendakan. Saya juga akan sampaikan update kerusakan jalan desa dan jalan kabupaten akibat mobilisasi material konstruksi jalan tol pada rapat di Yogyakarta hari ini,” jelasnya.