Harga 'Gas Melon' Rawan Naik saat Pemilu

Peningkatan disebabkan melonjaknya konsumsi secara signifikan
Penulis: Fatah Hidayat Sidiq - Rabu, 13 Februari 2019
Tabung gas tiga kilogram. (Foto: Antara/Gunawan Wibisono)
Tabung gas tiga kilogram. (Foto: Antara/Gunawan Wibisono)

Surakarta - Harga elpiji tiga kilogram berpotensi meroket pada masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), pun memantau pergerakannya.

"Bahan bakar, utamanya elpiji tiga kilogram, biasanya meningkat. Ini yang terus kami pantau," ujar Kepala Disdag Surakarta, Subagiyo, beberapa saat lalu.

Dia melanjutkan, sejumlah komoditas lain juga rentan naik, khususnya pangan. Hal tersebut dipicu meningkatkan konsumsi secara signifikan.

Disdag, katanya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina terkait pasokan elpiji. Diharapkan pasokan sekitar 10 juta tabung "gas melon" tercukupi.

Pun menyiapkan strategi lain untuk mengantisipasi lonjakan harga air mineral kemasan, gas, dan sembako. Berkoordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog), misalnya.

"Koordinasi dengan distributor juga, kami lakukan. Ketika terjadi sesuatu, kami dapat mengetahui apa penyebabnya," tandas Subagiyo. Sampai kini harga-harga masih stabil.

Editor:

Fatah Hidayat Sidiq adalah editor di posjateng.id

Scroll