Covid-19 Melandai, Pemda DIY Bebaskan Perayaan Tahun Baru di Luar Ruangan

Covid-19 Melandai, Pemda DIY Bebaskan Perayaan Tahun Baru di Luar Ruangan Jalan Malioboro Yogyakarta. Foto: jogjaprov.go.id

Kota Yogyakarta, Pos Jateng - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membebaskan masyarakat beraktivitas di luar ruangan saat malam tahun baru 2023. Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad mengatakan, pihaknya tidak akan membatasi perayaan tahun baru karena kasus Covid-19 DIY cenderung melandai.

"Kalau kondisi sekarang tidak mungkin kami melarang-larang, apalagi kasus penularan (Covid-19) sudah melandai," kata Noviar Rahmad dalam keterangannya, Selasa (27/12).

Noviar mengatakan, berbagai agenda tahunan di sejumlah titik juga ditiadakan, sehingga ia yakin tidak akan ada kerumunan seperti tahun-tahun sebelumnya seperti di Maliobor dan titik nol.

"Kami tidak akan membatasi. Kegiatan pertunjukan di Malioboro kan ditiadakan sehingga mengurangi arus menuju kawasan itu," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kota Yogyakarta, Kombes Idham Mahdi mengatakan, tidak akan ada penutupan jalan atau penyekatan akses menuju kawasan pusat kota Yogyakarta saat malam Tahun Baru 2023.

"Kegiatan masyarakat berjalan sebagaimana mestinya dan tidak ada penutupan jalan," jelasnya.

Menurut dia, penutupan akses menuju pusat Kota Yogyakarta tidak diperlukan. Pasalnya, saat momen pergantian tahun berbagai acara untuk menarik wisatawan di sepanjang sumbu filosofis itu ditiadakan. Sumbu filosofis dimaksud meliputi Tugu, Malioboro, hingga titik nol kilometer Yogyakarta, dan Keraton Yogyakarta.

"Tidak ada gelaran khusus di sepanjang sumbu filosifis," kata Idham melalui medcom.id, Selasa (27/12).