Belasan Kelurahan di Bantul Dilatih Pengelolaan Desa Wisata

Belasan Kelurahan di Bantul Dilatih Pengelolaan Desa Wisata Wakil Bupati Bantul, Joko B. Purnomo secara simbolis membuka pelatihan Pengelolaan Desa Wisata. Foto: bantulkab.go.id

Bantul, Pos Jateng – Sebanyak 12 kelurahan di Kabupaten Bantul mendapatkan pelatihan Pengelolaan Desa Wisata dari Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo (STIPRAM) Yogyakarta dan praktisi wisata lokal pada Senin (27/9).

Kegiatan yang digelar selama 4 hari ini bertujuan agar peserta mengetahui dan memahami pengetahuan dasar tentang kepariwisataan serta pentingnya Sapta Pesona.

“Agar kelurahan mengetahui Sapta Pesona, itu pengetahuan dasar dalam mewujudkan masyarakat sadar wisata. Selain itu peserta emahami pengembangan dan pengelolaan produk pariwisata di desa wisata,” kata Kepala Seksi SDM Pariwisata Dispar Bantul, Lina Yulinasar di sela-sela kegiatan pelatihan.

Lina menjelakan, pelatihan ini juga meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi pengelolaan desa wisata agar lebih profesional dan berkualitas dalam pengelolaan desa wisata.

“Memberikan pelayanan kepada wisatawan, memberi peluang dan peran sebesar-besarnya kepada masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan melalui desa wisata,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Joko B. Purnomo berharap dari pelatihan ini muncul destinasi-destinasi wisata baru yang mengutungkan untuk warga dan Pemkab Bantul.

“Nantinya destinasi baru ini cepat dibuka dan dikembangkan, selanjutnya bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dilingkungan kalurahan itu tinggal,” kata Joko.

Sebagai informasi, pelatihan diikuti sebanyak 40 orang perwakilan dari 12 kelurahan yang sudah dan akan membentuk desa wisata, yaitu Kelurahan Sumbermulyo, Gilangharjo, Bawuran, Sitimulyo, Caturharjo, Baturetno, Srimartani, Pleret, Wijirejo, Panggungharjo, Trimurti, dan Kalurahan Srimulyo.