Krisis Dokter Spesialis, Pemerintah Tambah Kuota Beasiswa hingga 2.500 Lowongan

Krisis Dokter Spesialis, Pemerintah Tambah Kuota Beasiswa hingga 2.500 Lowongan Ilustrasi dokter. Foto: Pixabay.com

Nasional, Pos Jateng - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menambah kuota beasiswa dokter mulai tahun depan untuk mengantisipasi krisis dokter spesialis di Tanah Air. Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, pihaknya akan menyediakan kuota sebanyak 1.600 sampai 2.500 beasiswa untuk dokter spesialis dan subspesialis, termasuk pendidikan ke luar negeri.

"Ini kita upayakan agar masyarakat Indonesia mendapat layanan kesehatan yang lebih baik ke depannya," kata Budi dalam keterangannya, Rabu (14/12).

Budi menjelaskan, pemberian beasiswa tersebut bagian dari academic health system (AHS) yang bertujuan memperluas akses tenaga kesehatan (nakes) dalam mengenyam pendidikan dokter spesialis berbasis universitas (university based).

Berdasarkan data WHO, lanjut Budi, rasio kebutuhan dokter untuk warga negara Indonesia (WNI) adalah 1:1.000. Sementara itu, rasio di negara maju 3:1.000 dokter bahkan ada yang berupaya mencapai 5:1.000 dokter. Diharapkan beasiswa ini akan menambah jumlah dokter spesialis untuk ditempatkan ke fasilitas kesehatan di seluruh wilayah.

"Kita butuh melakukan pembaruan sistem untuk meningkatkan jumlah produksi serta upaya pemerataan dokter spesialis di seluruh kabupaten/kota," ucapny

Melansir web kemenkes.go.id, Kemenkes sudah membuka pendaftaran beasiswa tahun 2023 pada 9 Desember hingga 23 Desember 2022. Fasilitas ini dapat diikuti calon penerima bantuan pendidikan yang telah mendaftar dan mengunggah dokumen persyaratan di laman bandikdok.kemkes.go.id.

Syarat untuk mendaftar yakni membuat surat pernyataan, memiliki Surat Tanda Registrasi (STR), peserta aktif BPJS Kesehatan, dan tidak sedang proses pindah penugasan/mutasi.

Beasiswa itu terdiri dari 51 program studi (prodi) dokter spesialis dan subspesialis, 29 fellowship, serta 2 dokter spesialisasi kedokteran layanan primer. Silakan mengakses laman bandikdok.kemkes.go.id atau mengirimkan email ke [email protected] untuk informasi lebih jauh.