Semarang - Pusat Kajian Mitigasi Bencana dan Rehabilitasi Pesisir Universitas Diponegoro (PKMBRP Undip) Semarang membuat aplikasi Kalender Rob. Tujuannya, sebagai sumber informasi kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir langganan rob.
Peneliti senior PKMBRP Undip, Denny Nugroho, menyatakan, kerusakan di daerah pesisir laut Jawa sangat serius. Kerusakan, salah satunya disebabkan rob dan banjir.
"Masyarakat dapat menggunakannya untuk antisipasi saat rob melanda atau juga untuk keselamatan dan keamanan masyarakat pesisir," ujarnya di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).
Informasi yang ditampilkan Kalender Rob, berupa tanggal, jam, hingga tinggi muka air laut pasang. "Semacam early warning system bencana air pasang," jelasnya.
Meski belum resmi diluncurkan, aplikasi berbasis Android sudah dapat diunduh secara gratis. "Selain menggunakan teknologi, kami juga melakukan verifikasi data ke masyarakat Tanjung Mas Semarang," terang Denny.
Pada kesempatan sama, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, langsung mengunduh Kalender Rob. "Iki apik. Langsung tak dowload (ini menarik. Langsung saya unduh)," ungkapnya.
Kata dia, dapat melihat langsung peta rob di Kota Semarang. "Dengan informasi sedetail ini, masyarakat tentu akan semakin dimudahkan," ucap Ganjar.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menambahkan, dirinya bakal mempromosikan Kalender Rob melalui akun media sosialnya. "Agar dapat menjadi bahan pertimbangan untuk masyarakat. Semua jadi tahu, kapan akan rob, berapa ketinggiannya. Jadi, bisa disiapkan," tukas Ganjar.