Pemkab Pemalang Kembangkan Inovasi Pembuatan Pupuk dan Pengendalian Hama

Pemkab Pemalang mengembangkan dua inovasi dalam meningkatkan produktivitas komoditas pertanian.
Kamis, 12 Mei 2022 11:24 WIB Author - Kurniasari Alifta Ramadhani

Pemalang, Pos Jateng - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang mengembangkan dua inovasi dalam meningkatkan produktivitas komoditas pertanian. Kedua inovasi tersebut, yaitu pengembangan pupuk organik cair (POC) melalui pemanfaatan limbah pertanian dan inovasi pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) menggunakan drone sprayer dan pestisida hayati.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang, Wahadi mengatakan, dalam inovasi pengembangan POC melalui pemanfaatan limbah pertanian atau disebut dengan Poniras Minta Lahan, pihaknya akan memanfaatkan tempe, nasi basi serta kulit nanas untuk diproses dengan cara fermentasi. Penggunaan limbah kulit nanas, merupakan bagian dari solusi mengatasi permasalahan pengolahan limbah kulit nanas, terutama di Desa Belik, Kecamatan Belik

Pupuk ini diaplikasikan pada tanaman padi, sayuran, buah dan tanaman hias. POC dikemas dalam botol volume 1.000 ml berwarna kuning bening dengan bau seperti tape atau alkohol, kata Wahadi saat melakukan dialog interaktif di LPPL Radio Swara Widuri, Rabu (11/5).

Menurut Wahadi, pengembangan POC sudah dilakukan di 14 kecamatan. Adapun penggunaan POC untuk tanaman padi sudah dilakukan sejak 2017, lalu pada 2019 mulai dicoba untuk tanaman tomat dan nanas. Dengan adanya POC ini diharapkan dapat membantu memperbaiki struktur tanah serta merangsang pertumbuhan tanaman dan buah.

POC yang dikembangkan sudah memiliki hak cipta dan sudah melalui uji laboratorium. Saat ini sedang dalam proses pengajuan hak paten, ujarnya.

Baca juga :