Ganjar Sesumbar Masalah Sampah Jateng Teratasi

Ganjar Sesumbar Masalah Sampah Jateng Teratasi Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat meninjau proses pengolahan sampah menjadi briket di PLTSa Putri Cempo, Kota Surakarta, Jateng, Rabu (9/10). (Foto: Pemprov Jateng)

SURAKARTA - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, sesumbar, persoalan sampah di daerah teratasi. Dengan dalih program di sejumlah tempat pembuangan akhir (TPA) berjalan sukses.

Dicontohkannya dengan TPA Putri Cempo di Kota Surakarta. Fasilitas tersebut mampu mencetak briket. Bahan energi listrik. Padahal, pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) masih prototipe.

"Ini masih kecil. Karena masih uji coba. Nah, pada tanggal 23 Oktober nanti, akan dilakukan groundbreaking proyek serupa. Dengan kapasitas listrik lima megawatt," ucapnya, Rabu (9/10).

Baca juga:
Jateng Darurat Sampah
Nyaris Semua Sungai di Surakarta Tercemar Sampah
Pemkab Brebes Dianggap Takpeduli terhadap Warga Kalijurang

PLTSa Putri Cempo, tambah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, bakal mengolah seluruh sampah menjadi briket. Volumenya sekitar 1,6 juta ton.

Selain Surakarta, proyek serupa dilakukan di daerah lain, Semarang bakal mengolah sampah menjadi gas metan dan Cilacap menciptakan briket. "Tinggal PR-nya adalah, siapa yang membeli ini?" katanya.

Presiden, lanjut Ganjar, telah menugaskan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membelinya. Dengan satu harga dan takbisa ditawar. "Karena tidak menjual setrum," tutup Ganjar, mengutip laman Pemprov Jateng.