Fasilitasi Pedagang, Pemkab Boyolali Bangun Pasar Ikan

Fasilitasi Pedagang, Pemkab Boyolali Bangun Pasar Ikan Pemkab Boyolali membangun Pasar Ikan Bersih. Sumber foto: boyolali.go.id

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali tengah membangun Pasar Ikan Bersih sebagai upaya memfasilitasi para pedagang yang belum memiliki lapak. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, Lusia Dyah Suciati mengatakan, pembangunan tersebut menggunakan dana Rp1,6 Miliar dari anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

“Yang akan menempati di sini diprioritaskan untuk para pedagang ikan yang ada di Pasar Sunggingan maupun di Pasar Boyolali yang saat ini belum memperoleh lapak. Jadi ini nanti khusus untuk pasar ikan dan kulinernya juga berbahan baku ikan,” kata Lusia, seperti dikutip dari boyolali.go.id, Selasa (16/5).

Lusia menambahkan, pembangunan Pasar Ikan Bersih dilakukan pada 26 April 2023 hingga 22 September 2023 dengan menempati eks Lapangan Sunggingan atau tepatnya di timur Pasar Sunggingan, Kecamatan Boyolali. Pasar tersebut nantinya akan dibangun dua lantai.

“Dibangun pasar ikan segar, nanti ada dua lantai. Lantai satu pasar ikan segar kios pasar ikan segar. Lantai dua nanti untuk kuliner berbahan baku ikan juga,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Boyolali, M. Said Hidayat mengapresiasi Disnakkan dan KKP RI atas dibangunnya Pasar Ikan Bersih. Said mengajak masyarakat untuk turut memantau tahapan pembangunan pasar.

“Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali dalam memberikan fasilitasi dan tentunya dari Kementerian juga atas perhatiannya terima kasih. Juga agar nantinya apa yang dilaksanakan seperti ini, kita lihat secara langsung tahapan-tahapan proses pembangunan,” kata Said.

Sebagai informasi, Pasar Ikan Bersih Kabupaten Boyolali nantinya akan berdiri 4.000 meter persegi dan dilengkapi dengan bangunan pasar, area parkir, akses jalan dan penataan taman.

Adapun lantai pertama nantinya difungsikan sebagai lokasi jual beli ikan dengan luas 300 meter persegi.  Kemudian, untuk lantai kedua dengan luas 300 meter persegi difungsikan sebagai sarana kuliner berbagai olahan ikan.