DPRD Jateng Minta Anggaran Panti Wreda Ditambah

DPRD Jateng Minta Anggaran Panti Wreda Ditambah Sejumlah Anggota Komisi E DPRD Jateng bertemu lansia penghuni Panti Pelayanan Sosial di Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Jateng, Selasa (8/10). (Foto: DPRD Jateng)

SEMARANG - DPRD Jawa Tengah (Jateng) mendorong alokasi anggaran makanan dan minuman (mamin) di panti jompo. Guna menjaga standar asupan gizi.

"Kami akan mengupayakan menambah alokasi anggaran buat panti. Terutama untuk makan. Agar ada ketercukupan gizi," kata Sekretaris Komisi E DPRD Jateng, Sri Ruwiyati, Kamis (17/10).

Dia pun bakal menganggarkan kebutuhan lain. Seperti peralatan mandi, ibadah, dan pakaian. Harapannya, kesejahteraan para lansia terjaga.

Kabid Pelayanan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Jateng, Soesy Prawiro, mengungkapkan, pihaknya memiliki beberapa unit panti sosial lanjut usia (lansia). Menerima calon penghuni yang datang ataupun terlantar.

"Kalau provinsi lain, biasanya kalau lansia itu ditemukan terlantar di jalan, biasanya dikembalikan ke provinsi asal. Kami tidak. Tetap diterima," ucapnya.

Lansia terlantar di jalanan yang menjadi penghuni, biasanya dibawa personel Satpol PP kala razia. Ada pula yang dibawa keluarganya dan dititipkan.

"Dengarnya kasihan. Ketika ada warga yang berkecukupan, malah menitipkan orang tuanya di panti. Ya, apa pun kondisinya itu, kami tetap menerimanya," pungkasnya, menyitir Tribun Jateng.