Kasus pembunuhan bayi berusia tiga bulan oleh ayah kandungnya di Kabupaten Pati menuai banyak sorotan. Pasalnya, sebelum dinyatakan tewas, bayi berusia tiga bulan tersebut dinyatakan hilang atas laporan sang ayah pada Senin (1/5).
Namun, kasus tersebut pun terungkap ternyata bayi yang hilang itu dibunuh oleh ayah kandungnya sendiri dan jasadnya dibuang ke sungai. Kasus pembunuhan bayi itu membuat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Muntamah, geram.
Menurut Muntamah, tindak kejahatan yang dilakukan oleh seorang ayah yang membunuh bayinya sendiri merupakan tindakan sadis dan tidak memiliki nilai kemanusiaan.
"Saya mengutuk seorang ayah yang tega membunuh bayi anaknya sendiri. jika seorang ayah sudah tega membunuh anaknya yang masih bayi itu sudah tindakan sadis, biadab tidak punya peri kemanusiaan," kata Muntamah.
Atas kejadian tersebut, Politikus PKB itu mendorong agar sang ayah atau pelaku pembunuhan dapat diberikan hukum yang berat.
"Kami mendorong agar pihak kepolisian dan aparat hukum kepada pelaku dihukum seberat-beratnya," ucapnya.
Menurutnya, hukuman berat bagi pelaku perlu dilakukan oleh penegak hukum. Pasalnya, hukuman berat dapat menjadi efek jera bagi masyarakat agar tidak melakukan kejahatan.
"Supaya ini bisa menjadikan efek jera," pungkasnya.