Kemenperin Gandeng PT Huadi Nickel Alloy Cetak 72 Mahasiswa Siap Kerja

Kemenperin Gandeng PT Huadi Nickel Alloy Cetak 72 Mahasiswa Siap Kerja Kegiatan Peluncuran Program Vokasi Kemenperin. Foto: kemenperin.go.id

Bantaeng, Pos Jateng - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin menggandeng PT. Huadi Nickel Alloy di Bantaeng, Sulawesi Selatan, meluncurkan Program Setara Diploma Satu. Kolaborasi tersebut bertujuan melahirkan 72 mahasiswa siap kerja untuk perindustrian di Bantaeng.

“BPSDMI telah menyelenggarakan pendidikan tinggi vokasiindustri, mulai dari jenjang Diploma, termasuk Pendidikan Setara D1, hingga Magister Terapan untuk mendukung industri dalam penyediaan tenaga kerja yang kompeten,” kata Kepala BPSDMI Kemenperin, Arus Gunawan, Kamis (8/7).

Gunawan menegaskan ketersediaan SDM kompeten menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan memacu daya saing industri nasional. Terlebih dengan adanya aktivitas industri telah membawa dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.

“Program D1 tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan kerja kami ke Sulawesi beberapa waktu yang lalu. Ini juga sebagai wujud nyata sinergi antara pemerintah dengan pelaku industri,” tambah Gunawan.

Hal serupa juga dikatakan oleh Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri, Iken Retnowulan. Iken menyampaikan program kerja sama antara tersebut merupakan langkah konkret dalam penyelarasan dan kerja sama antara institusi pendidikan dengan dunia industri.

“Upaya strategis ini dalam rangka mengantisipasi kebutuhan tenaga kerja di Sulawesi Selatan khususnya di kabupaten Bantaeng dalam memenuhi kebutuhan SDM kompeten bidang alat berat dan mekanik,” terang Iken.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, mengapresiasi program BPSDMI Kemenperin yang merealisasikan komitmennya dalam penyediaan tenaga kerja yang terampil di wilayahnya.

Adapun tiga program studi yang akan diluncurkan, yaitu bidang Mekanik, Alat Berat, dan Kewirausahaan Smart. Pada masing-masing prodi terdapat 24 mahasiswa.