Semipedestrian Malioboro Akan Dijajal di Luar Selasa Wage

Semipedestrian Malioboro Akan Dijajal di Luar Selasa Wage Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, didampingi Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti (ketiga kiri) dan Wawali Yogyakarta, Heroe Poerwadi (ketiga kanan), melintasi kawasan Malioboro kala pelaksanaan semipedestrian, Selasa (18/6). (Foto: Pemkot Yogyakarta)

YOGYAKARTA - Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemprov DIY) berencana melakukan uji coba semipedestrian di kawasan Malioboro di luar Selasa Wage. Rencananya dilakukan sebanyak dua kali.

Upaya tersebut, ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Sigit Sapto Rahardjo, untuk mengetahui kondisi di lapangan kala pedagang kaki lima (PKL) diperkenankan berjualan. Sebab, selama ini ada acara seni dan budaya saat berlangsung sesuai jadwal.

"Rencananya, bulan ini ada uji coba di luar Selasa Wage dan terakhir Desember 2019 mendatang. Kami masih akan melakukan koordinasi dengan Dishub Kota Yogyakarta. Karena mereka leading sector-nya dan kami mem-back up," ujarnya, Selasa (5/11).

Baca: Semipedestrian Malioboro Diujicobakan Hari Ini

Kawasan Malioboro bebas dari kendaraan bermotor setiap Selasa Wage. Sejak pukul 06.00 hingga 21.00. Kali pertama berlaku 18 Juni 2019. Sejauh ini telah terlaksana sebanyak empat kali.

Dalam uji coba nantinya, Dishub DIY akan melakukan rekayasa lalu lintas. Khususnya untuk jalan satu arah, perputaran, hingga penataan di sirip-sirip Malioboro. Juga pemindahan rambu-rambu dan pembatas jalan.

"Seharusnya kawasan Malioboro sudah bebas dari kendaraan bermotor tahun depan, tetapi kita masih terkendala di sirip-sirip itu," kata dia.

"Jadi, kita uji coba semi pedestrian dua kali tidak di Selasa Wage. Kita juga sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat," tandas Sigit, melansir Kedaulatan Rakyat.