Program Bekraf untuk 'Startup' Hadapi Revolusi Industri 4.0

Program Bekraf untuk 'Startup' Hadapi Revolusi Industri 4.0 Start up. (Foto: pixabay.com)

Jakarta - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) meluncurkan Program BE-X. Tujuannya, mendorong perusahaan rintisan (startup) sektor ekonomi kreatif siap menghadapi revolusi industri 4.0.

"BE-X, yakni program akselerasi startup yang fokus terhadap pembentukan team founder yang siap ber-technopreneur," ujar Wakil Kepala Bekraf, Ricky Pesik, di Jakarta, Jumat (19/10).

Tren positif pertumbuhan ekonomi kreatif pada 2016, menjadi dasar program tersebut diluncurkan. Kontribusi ekonomi kreatif di 2016 sebesar 7,44 persen terhadap total perekonomian nasional.

Meski begitu, Ricky mengakui, ada sejumlah kendala untuk pengembangan ekonomi kreatif. Riset dan edukasi, misalnya.

"Untuk mempersiapkan startup Indonesia siap bersaing secara global, tidak hanya infrastruktur dan pengetahuan mengenai startup. Akan tetapi, membutuhkan adanya faktor X, yaitu ekstra, excellent, dan collaboration," urainya.

Melalui program ini, diharapkan muncul perusahaan rintisan anyar yang mendorong pertumbuhan ekosistem. Sehingga, melahirkan unicorn baru.

Bagi pelaku usaha ekonomi kreatif yang ingin berpartisipasi, bisa mengakses dan mengajukan proposal BE-X di situs Bekraf per kemarin. (Ant)