Geger Kasus Mutilasi Mahasiswa di Jogja, Polisi Tangkap 2 Pelaku

Geger Kasus Mutilasi Mahasiswa di Jogja, Polisi Tangkap 2 Pelaku Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX. Endriadi saat konferensi pers di Mapolda DIY. Foto: twitter @poldajogja

Sleman, Pos Jateng - Polda DIY berhasil menangkap tersangka kasus mutilasi yang sempat menggegerkan warga Bangunkerto Turi, Kabupaten Sleman beberapa waktu lalu. Penangkapan tersebut dilakukan usai polisi mengembangkan penemuan sejumlah potongan tubuh manusia di beberapa titik area Sungai Bedog.

“Pelaku yang berhasil diamankan berjumlah dua orang yaitu inisial W dan RD, yang sekarang sudah diamankan di Mapolda DIY,” kata Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX. Endriadi saat konferensi pers di Mapolda DIY, dilansir dari instagram @poldajogja, Minggu (16/7).

Endriadi menjelaskan, pelaku berinisial RD dan W tersebut masing-masing merupakan warga DKI Jakarta dan Magelang. Mereka berhasil ditangkap di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/7) malam tanpa perlawanan.

Endriari menjelaskan, korban mutilasi merupakan salah satu mahasiswa perguruan tinggi swasta di daerah Bantul.

"Tim menemukan identitas korban yaitu inisial R, mahasiswa yang berkuliah di Jogja," ungkapnya.

Endriadi menambahkan, Ditreskrimum Polda DIY masih terus mendalami motif dan kronologi dari kasus mutilasi ini.

“Untuk kemudian akan diberitahukan kepada publik secepat mungkin,” katanya.

Sebelumnya, masyarakat Turi digegerkan penemuan beberapa potongan tubuh manusia di kawasan Sungai Bedog pada Rabu (12/7) malam. Beberapa bagian ditemukan terpisah oleh kepolisian dan dibantu masyarakat. Saat berita ini diunggah, polisi belum menemukan seluruh potongan tubuh korban.

Sebagai informasi, korban juga merupakan Duta Generasi Berencana (GenRe) DIY besutan BKKBN. Hal tersebut terkonfirmasi dari unggahan akun instagram @genre_diy yang ikut memonitor kasus tersebut dan mengucapkan belasungkawa. Dari unggahannya, korban cukup aktif di masyarakat dan kampusnya sebagai Duta GenRe DIY.