Prabowo 'Telanjangi' Argumen Jokowi soal Diplomasi

Dia berpandangan diplomasi harus diimbangi kekuatan bangsa
Sabtu, 30 Mar 2019 22:42 WIB Author - Fatah Hidayat Sidiq

Jakarta - Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), berpandangan, banyak muslim di Indonesia merupakan kemewahan. Bahkan, dianggap sebagai nilai plus dalam diplomasi internasional.

Kekuatan kita sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, bisa jadi modal besar bagi kita untuk berdiplomasi, ujarnya dalam debat keempat Pilpres 2019 di Jakarta, Sabtu (30/3) malam. Indonesia merupakan negara dengan penganut Islam terbesar di dunia.

Prabowo berpandangan berbeda. Menurut capres nomor urut 02 ini, kekuatan diplomasi harus diimbangi kekuatan bangsa. Kalau negara kita tidak kuat, ya, mereka hanya senyum sama kita, ucapnya.

Itu tugas diplomat. Mereka dibayar untuk baik sama kita. Tapi, mereka menghitung kekuatan kita, sambung dia mengingatkan.

Ketua Umum DPP Gerindra ini menambahkan, diplomasi bertujuan memajukan kepentingan nasional. Namun, tak sekadar menjadi mediator.

Baca juga :